News Update

Hai Movie Lovers!!

Good News nihh...

Sekarang kamu bisa order DVD Ultimate & DVD Regular "Catatan Harian Si Boy" serta DVD Premium & DVD Regular"Demi Ucok" loohhh secara online....

Ga perlu repot nyari di mall atau di tempat lain lagi, kamu bisa langsung pesan online melalui VEI dan pesanan kamu langsung tiba di depan pintu rumah :)

"Catatan Harian Si Boy" Ultimate Edition @Rp. 99.000,-

Bonus: Special Features disc (Behind the Scenes, Director’s Statement, Bloopers, Deleted Scenes, Charity Auction, The Journey, Photo Gallery, Trailers), Booklet & Postcard

"Catatan Harian Si Boy" Regular Edition @Rp. 49.000,-

Bonus: Postcard

"Demi Ucok" DVD Premium @Rp. 79.000,-

Bonus: Special Features (Behind the Scenes, Deleted Scenes, Photo Gallery, Poster Gallery, Video Clips, Trailers), Stickers, Booklet, Postcard

"Demi Ucok" DVD Regular @Rp. 49.000,-

Bonus: Postcard

*harga belum termasuk ongkir

Yang mau order bisa langsung melalui:

fb: facebook.com/VideoEzyIndonesia

twitter: @videoezyind

email: michelle.dharmawan@videoezy.co.id

Ditunggu yaaa pesanan kamu :)

Senin, 17 September 2012

Resident Evil: Retirbution -LAYAK TONTON ATAU TIDAK??



Apakah anda sudah menonton film Resident Evil: Retribution yang belum lama ini release di bioskop tanah air? Bagaimanakah menurut anda film ini?



Film yang masih menceritakan tentang pengalaman Alice (Mila Jovovich) dalam melawan zombie-zombie hasil kreasi Umbrella Corp ini mampu melesat ke puncak box office dengan pendapatan sebesar US$ 21, 1 juta dalam minggu pertama pembukaan film ini di bioskop. Menurut President of Worldwide Distribution Sony Pictures Rory Bruer, film mereka paling banyak ditonton di kawasan Asia Tenggara dan Amerika Latin. Namun memang boleh dibilang box office saat ini sedang lesu dan kalau boleh dikatakan angka US$ 21,1 juta ini tidak ada apa-apanya dibandingkan film-film lain seperti TDKR atau Avengers.

Ditulis dan disutradarai oleh Paul W.S. Anderson, Resident Evil: Retribution kini bercerita tentang Alice yang terbangun dan terjebak di fasilitas pengetesan Umbrella Corp dan dikelilingi oleh musuh-musuhnya. Dengan bantuan dari musuh lamanya, Alice berhasil kabur dari sel tahanannya, namun ia harus berjuang untuk bisa keluar dari fasilitas pengetesan T-virus yang telah mengubah populasi global bumi menjadi kumpulan mayat hidup pemakan daging. Dalam usahanya, ia menemukan berbagai rahasia tentang Umbrella Corp dan misteri dari masa lalunya. Alice pun dibantu oleh tim yang dikirim untuk menolongnya, termasuk Luther West dan Leon Kennedy (tentunya penggemar Resident Evil sudah tidak asing dengan nama-nama tersebut). Lewat aksinya kali ini, Alice terus memburu mereka yang bertanggung jawab atas musibah ini; sebuah pengejaran yang membawa dia dari Tokyo ke New York, Washington D.C. dan Moscow, untuk menemukan sebuah pengungkapan yang memaksanya untuk memikirkan kembali semua yang selama ini ia kira benar." "Dibantu oleh teman baru dan lama, Alice harus bertarung untuk bertahan cukup lama untuk menyelamatkan diri dari dunia yang berada diujung kehancuran. Hitungan mundur pun telah dimulai".


Walaupun banyak penggemar film, buku dan video games bertemakan zombie ini antusias dengan film ke-5 yang dibuat oleh franchise Resident Evil, ternyata tidak sedikit penggemar serta kritikus film yang kecewa dengan film ini.

Menurut mereka, “sang sutradara tidak tahu mau membawa film ini kemana dan seharusnya ia mengikuti saja jalan cerita di buku atau di video games”. Ya, walaupun memiliki judul yang sama, film Resident Evil di layar lebar memiliki cerita yang sama sekali berbeda dari buku ataupun video game nya. Banyak yang mengatakan bahwa Anderson tidak mampu memberi sentuhan emosional kepada setiap karakternya dan film ini hampir tidak ada plotnya sehingga sedikit membingungkan untuk dapat mengikuti film ini Kurangnya pengarahan dari sang sutradara, akting yang tidak memadai dan editing yang kurang baik dari editor, membuat film ini nampak seperti film dengan budget murah.
 
Tapi kalau movie lovers hanya ingin mencari keseruan melalui aksi laga, kekerasan dan tembak menembak, mungkin film ini tidak terlalu buruk. Ditambah dengan efek 3D yang cukup memukau, film ini mampu menarik perhatian pecinta aksi laga.



Dan menurut beberapa kritikus dan penggemar Resident Evil, ada 2 cara yang bisa kita pilih untuk menonton film ini, yaitu: menonton versi IMAX 3D nya di bioskop atau kalau dirasa menonton IMAX 3D terlalu mahal, sebaiknya tunggu saja sampai VCD/DVD originalnya keluar dan cukup sewa dari rental atau pinjam dari orang yang rela merogoh kocek untuk membelinya.

Nah apa pendapat kamu tentang film Resident Evil: Retribution? Apakah kamu setuju dengan para kritikus film? Atau kamu cukup puas dengan aksi laga dan efek 3D dan merekomendasikan film ini untuk ditonton oleh para Movie Lovers lainnya? Buat kamu yang belum nonton, apakah kamu mau nonton 3D nya di bioskop atau menunggu VCD/DVD original nya keluar di Video Ezy?

Cheers ;)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar