News Update

Hai Movie Lovers!!

Good News nihh...

Sekarang kamu bisa order DVD Ultimate & DVD Regular "Catatan Harian Si Boy" serta DVD Premium & DVD Regular"Demi Ucok" loohhh secara online....

Ga perlu repot nyari di mall atau di tempat lain lagi, kamu bisa langsung pesan online melalui VEI dan pesanan kamu langsung tiba di depan pintu rumah :)

"Catatan Harian Si Boy" Ultimate Edition @Rp. 99.000,-

Bonus: Special Features disc (Behind the Scenes, Director’s Statement, Bloopers, Deleted Scenes, Charity Auction, The Journey, Photo Gallery, Trailers), Booklet & Postcard

"Catatan Harian Si Boy" Regular Edition @Rp. 49.000,-

Bonus: Postcard

"Demi Ucok" DVD Premium @Rp. 79.000,-

Bonus: Special Features (Behind the Scenes, Deleted Scenes, Photo Gallery, Poster Gallery, Video Clips, Trailers), Stickers, Booklet, Postcard

"Demi Ucok" DVD Regular @Rp. 49.000,-

Bonus: Postcard

*harga belum termasuk ongkir

Yang mau order bisa langsung melalui:

fb: facebook.com/VideoEzyIndonesia

twitter: @videoezyind

email: michelle.dharmawan@videoezy.co.id

Ditunggu yaaa pesanan kamu :)

Rabu, 09 Mei 2012

Animator The Avengers dari Indonesia




Hulk, makhluk raksasa hijau dan besar mengamuk ditengah kota !




Taukah kamu, salah satu animator yang membuat tokoh dari komik Marvel Hulk ini adalah asal Indonesia (Ronny Gani 29 tahun). Ronny yang karena pekerjaannya ini menjadikan ia dan teman-temannya terbiasa tidur jam 3 pagi tidaklah sia sia. 

Perjuangan mereka membuahkan hasil. The Avengers meraup untung hingga 1 miliar dollar! Pencapaian ini bukan hal yang biasa bagi lulusan Arsitektur Universitas Indonesia angkatan 2001 ini.
Ronny adalah satu - satunya animator asal indonesia yang bekerja di perusahaan yang telah membuat film Star Wars, Back to the Future, Jurassic Park, Eragon, Avatar, dan masih banyak lagi.

Ronny yang masuk di dunia animasi, awalnya hanya menyenangi film-film kartun. Dibangku kuliah, Ronny mengambil jurusan arsitektur dan ditentang oleh orang tuanya. Tak lama setelah lulus, Ronny bertemu dengan temannya yang bekerja sebagai animator 3D. 

Latar belakang arsitektur, kerja keras serta pelatihan dan seminar sangat membantunya. Tanpa kenal putus asa, Ronny pun kerap mencari informasi dari teman-temannya.

Padahal, dulunya, penyuka gaya gambar realis ini bahkan mengaku sempat gaptek alias gagap teknologi. 
“Awal kuliah kan ada ilmu dasar komputer, tapi saya enggak tahu bagaimana menyalakannya,” katanya sembari tertawa lepas.
Sekarang dengan kemahirannya dalam komputer, teman-temannya pun kaget. “Gila lu, dulu gaptek sekarang jadi animator,” ujar Ronny menirukan ucapan teman-temannya.

Kini, Ronny memang sudah sukses, akan tetapi tidak membuat Ronny lupa dengan tanah air Indonesia. Ronny yang selalu mengusahakan pulang ke Jakarta tiga kali dalam setahun ini memiliki mimpi untuk mendirikan sekolah animasi. “Juga pengin mengajak animator Indonesia lainnya untuk membuat karya bareng yang bisa dipertontonkan ke masyarakat internasional,” ujarnya.

SumberIndonesianProud